Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Working Location
Apa itu Working Location
Working Location adalah titik acuan yang digunakan untuk mencatat dan mengelola lokasi tempat karyawan ditempatkan atau bekerja. Ini bisa berupa kantor, cabang, lokasi proyek, atau lokasi fisik lain yang didefinisikan oleh perusahaan.
Perusahaan dapat memiliki beberapa working location, tergantung struktur operasional mereka.
Mengapa Ini Penting?
- Berfungsi sebagai acuan dasar untuk pelacakan kehadiran.
- Membantu memvalidasi kehadiran menggunakan aturan berbasis lokasi (geofencing).
- Penting untuk karyawan yang kehadirannya mempengaruhi penggajian, kepatuhan, atau pelaporan.
Di Mana Saja Working Location Digunakan di Sistem?
- Profil Karyawan — setiap karyawan harus ditetapkan ke working location jika validasi geofence diperlukan. Namun jika geofence tidak digunakan, penugasan lokasi bersifat opsional.
- Attendance Policy — digunakan untuk memverifikasi apakah karyawan melakukan check-in di dalam rentang lokasi yang valid.

Informasi Apa yang Dicatat untuk Working Location?
| Field | Deskripsi |
|---|---|
| Working Location Name | Nama unik dan mudah dikenali untuk lokasi tersebut. |
| Search Location / Map Pin | Digunakan untuk menandai lokasi tepat melalui peta (misalnya Google Maps). |
| Latitude & Longitude | Koordinat otomatis terisi dari pemilihan map pin. |
| Location Detail | Informasi tambahan seperti lantai, area, landmark, atau keterangan lain. |
| Radius (dalam meter) | Menentukan seberapa jauh boundary lokasi berlaku untuk validasi absensi. |

Bagaimana Radius Bekerja?
- Jika karyawan diwajibkan menggunakan absensi dengan geofencing — sistem akan memeriksa apakah lokasi karyawan (berdasarkan GPS ponsel) berada di dalam radius yang sudah ditetapkan dari working location yang ditugaskan.
- Jika berada di luar radius, sistem bisa menolak absensi atau menandainya untuk ditinjau lebih lanjut, tergantung kebijakan.
Praktik Terbaik saat Menetapkan Working Location
- Pastikan setiap nama lokasi berbeda dan mudah dikenali.
- Untuk kantor: gunakan radius antara 50–150 meter. Untuk area lapangan atau lokasi proyek: gunakan radius yang lebih besar sesuai kebutuhan.
- Pastikan penempatan pin pada peta (map pin) akurat agar tidak menyebabkan kesalahan validasi.
Siapa yang Bertanggung Jawab Mengelola Data Ini?
- Biasanya tim HR, Admin, atau Operasional yang bertanggung jawab mengelola data lokasi kerja dan pengaturan kebijakan.
- Data lokasi sebaiknya ditinjau secara berkala agar selalu mencerminkan lokasi aktif perusahaan.